Madu hijau belakangan ini sempat viral di Indonesia dan Malaysia.
Hal ini bukan tanpa alasan. Selain warnanya yang unik karena berwarna hijau, madu ini juga terkenal dapat mengatasi berbagai penyakit lambung.
Warna madu hijau bukan dari pewarna makanan, tapi campuran ekstrak berbagai daun, seperti daun kelor, daun saga, daun sirih, dan spirulina.
Tanaman-tanaman tersebut memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Madu hijau ini dijual di apotek mulai dari Rp230.000.
Bila Moms penasaran dengan madu unik ini, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini yuk, Moms!
Kandungan Madu Hijau
Berdasarkan Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen dari Institut Pertanian Bogor (IPB), setiap tetes madu hijau mengandung:
- Terpenoid
- Steroid
- Tannin
- Alkonoid
- Fenolik
- Saponin
Bahan-bahan di atas merupakan kandungan alami dari akar bajakah sebagai zat anti kanker dan peradangan.
Jurnal tersebut juga menjelaskan bagaimana produksi madu hijau sendiri berawal dari kreativitas dan penelitian para mahasiswa di IPB.
Penelitian mereka didukung oleh para dosen dan ahli gizi, serta diawasi langsung oleh lembaga farmasi, sehingga sangat aman ya, Moms.
Di Indonesia, kini madu hijau dipasarkan melalui PT Herbal Putih selaku produsen.
Ini juga langkah awal dan menjadi terobosan baru di Indonesia bagi mereka yang hendak kembali pada pengobatan alam atau herbal.
